Oleh: pih94 | 7 Januari 2010

Siaran Pers No. 3/PIH/KOMINFO/1/2010

Kerjasama Indonesia dan Jepang Dalam Bidang ICT Berdasarkan Pertemuan Bilateral Menteri Kominfo Tifatul Sembiring dengan Wakil Menteri Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang

Pada tanggal 6 Januari 2010 di Departemen Kominfo telah berlangsung pertemuan resmi bilateral antara Menteri Kominfo Tifatul Sembiring beserta jajarannya dan Wakil Menteri Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang Masamitsu Naito beserta jajarannya pula dan didampingi oleh Kuasa Usaha Kedubes Jepang di Indonesia Tatsuo Yamada. Tujuan pertemuan bilateral tersebut ditujukan untuk meningkatkan hubungan kerjasama antara kedua negara khususnya di bidang pengembangan ICT. Pertemuan bilateral Menteri Kominfo Tifatul Sembiring dengan Pimpinan Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang dalam kurun waktu 2 bulan terakhir ini sebelumnya pernah berlangsung di tengah-tengah acara Pertemuan Para Menteri Telekomunikasi dan IT Asia Pasifik pada tanggal 12 s/d. 13 November 2009. Saat itu yang memimpin Delegasi Jepang adalah juga Wakil Menteri (Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang (tetapi pejabat yang lainnya lagi). Selain dengan Delegasi Jepang, saat itu juga berlangsung pertemuan bilateral antara lain dengan delegasi RRC, Hong Kong, dan Singapura.

Pertemuan bilateral Indonesia dengan Jepang pada tanggal 6 Januari 2009 ini berlangsung sangat konstruktif. Menteri Kominfo Tifatul Sembiring menjelaskan secara komprehensif tentang program pengembangan ICT yang sedang dan akan dilakukan di Indonesia. Disebutkannya, di antaranya mengenai program telefon pedesaan, pembangunan fiber optic oleh PT Telkom yang menghubungkan Mataram hingga Kupang sepanjang 1.851 km, pengembangan televisi digital dan pengembangan e-Government. Dijelaskan pula mengenai peraturan yang berlaku terkait dengan batasan investasi asing di Indonesia sebagaimana diatur di dalam Peraturan Presiden No. 111 Tahun 2007. Pada dasarnya, Menteri Kominfo menyambut gembira ajakan peningkatan kerjasama bilateral antara Indonesia dengan Jepang (khususnya bidang pengembangan SDM) sejauh itu tidak bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam responnya, Wakil Menteri Masamitsu Naito menjelaskan tentang pesatnya perkembangan ICT di Jepang. Mengingat yang mendampinginya ada pejabat-pejabat yang berasal dari kalangan bisnis telekomunikasi Jepang, yaitu dari NTT, KDDI dan NEC, maka Wakil Menteri Naito juga memberitahukan tentang keinginan pihak kalangan bisnis telekomunikasi Jepang untuk meningkatkan investasinya di Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Menteri Kominfo menyambut positif, hanya saja itu sepenuhnya dilakukan dengan pola business to business dengan mitra bisnisnya dari Indonesia, karena fungsi Departemen Kominfo adalah sebagai regulator dan tidak berhak melakukan intervensi terhadap perencanaan bisnis yang dilakukan oleh para penyelenggara telekomunikasi pada khususnya dan ICT pada umumnya. Sebagai gambaran, investasi bidang telekomunikasi Jepang di Indonesia saat ini sesungguhnya cukup besar, seperti di antaranya diinvestasikan pada pembangunan sistem komunikasi kabel laut yang akan menghubungkan Surabaya hingga Hong Kong, yang di antaranya mengikut sertakan NEC Jepang bersama  Fangbian Iskan Corporindo dan Telemedia Pacific Inc Hong Kong. Pada akhir bagian pembicaraan bilateral tersebut, Menteri Kominfo dan Wakil Menteri Naito sepakat agar pembahasan ini dapat segera ditindak-lanjuti dengan pembahasan teknis pada tataran para pejabat kedua negara dalam waktu dekat ini.

Tidak hanya dengan Jepang saja, Indonesia membina hubungan yang konstruktif. Pada tanggal 7 Maret 2009 dalam acara Indonesia-Korea Business Forum, Menteri Kominfo Mohammad Nuh bersama dengan Menteri Ekonomi Knowledge Economy Republik Korea (Korea Selatan) Lee Youn-Ho telah mengadakan pertemuan bilateral di Hotel Ritz Carlton Pacific Place Jakarta. Pertemuan tersebut berlangsung sebagai salah satu rangkaian kegiatan forum tersebut sehubungan dengan adanya kunjungan kenegaraan Presiden Republik Korea Lee Myung-bak ke Indonesia selama 3 hari (tanggal 6 s/d. 8 Maret 2009). Satu jam sebelumnya di tempat yang sama, Menteri Kominfo juga telah mengadakan pertemuan dengan Presiden Direktur KOTRA ( Korea Trade-Investment Promotion Agency ) Cho Hwan-eik yang dilanjutkan dengan pertemuan terbuka dalam forum bisnis yang dihadiri oleh beberapa pejabat tinggi Departemen Kominfo dan KOTRA serta kalangan industri ICT dari kedua belah pihak.</p>

—————

Kepala Pusat Informasi dan Humas Departemen Kominfo (Gatot S. Dewa Broto; HP: 0811898504; Email: gatot_b@postel.go.id ; Tel/Fax: 021.3504024).

Older Posts »

Kategori